Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Semangat juang, sportivitas, dan keberanian untuk berprestasi menjadi pesan utama dalam kegiatan doa bersama dan pelepasan kontingen GEMILANG RA Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kota Probolinggo menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Senin (26/10/2026).
Doa bersama tersebut diselenggarakan untuk memperingati empat momentum penting, yakni Milad ke-24 IGRA, Hari Santri 2026, Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama, serta pemberangkatan kontingen GEMILANG RA ke tingkat provinsi.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo Didik Kurniawan, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, pengawas Raudlatul Athfal (RA), pengurus IGRA Kota Probolinggo, serta anggota kontingen GEMILANG RA.
Ketua IGRA Kota Probolinggo, Siti Rahmah, menyampaikan bahwa penggabungan empat agenda tersebut menjadi momentum berharga untuk mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas organisasi, sekaligus memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh ikhtiar yang dilakukan.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat berkumpul dalam satu momen yang berharga. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga berharap arahan dan bimbingan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo dapat memperkuat semangat para pengurus dan anggota IGRA dalam menjalankan amanah organisasi, menghadapi berbagai tantangan, serta terus berkontribusi bagi kemaslahatan bersama.
Siti Rahmah menjelaskan bahwa peserta yang hadir merupakan perwakilan lembaga, pengurus, panitia, dan peserta lomba. Seluruh biaya operasional kegiatan bersumber dari kas organisasi. Ia berharap setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi keluarga besar IGRA Kota Probolinggo.
Terkait pemberangkatan kontingen GEMILANG RA, ia menyampaikan bahwa rombongan dijadwalkan berangkat pada Rabu pukul 12.00 WIB dan kembali pada Kamis. Selama mengikuti kegiatan, kontingen akan berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan dan perlombaan berlangsung lancar serta memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
“Segala upaya yang kita lakukan ini bertujuan untuk kemaslahatan bersama, mendidik, dan melayani umat. Semoga setiap langkah kita mendapatkan rida Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menegaskan bahwa Kemenag senantiasa berupaya hadir untuk membina, mengayomi, dan mendampingi lembaga-lembaga pendidikan serta organisasi yang berada di bawah naungannya.
Dalam arahannya kepada kontingen GEMILANG RA, Didik menekankan bahwa kompetisi bukan semata-mata tentang meraih gelar juara. Lebih dari itu, keikutsertaan dalam perlombaan merupakan kesempatan untuk menumbuhkan keberanian, membangun karakter, mengembangkan potensi, serta menanamkan nilai sportivitas sejak usia dini.
“Kami tidak membebani kalian untuk harus menjadi juara. Yang kami harapkan adalah semangat juang yang tinggi,” ungkapnya.
Didik juga menegaskan bahwa setiap perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh layak mendapatkan penghargaan. Baginya, keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses, dedikasi, dan sikap yang ditunjukkan selama mengikuti kompetisi.
“Siapa pun yang berjuang dengan sepenuh hati, menunjukkan semangat dan sportivitas, akan kami berikan penghargaan. Juara pertama, juara kedua, maupun yang sudah berjuang sekuat tenaga tetapi belum beruntung, semangatnya tetap berharga,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa jumlah peserta bukanlah ukuran utama kebanggaan sebuah kontingen. Hal yang lebih penting adalah tekad untuk memberikan yang terbaik, menjaga nama baik daerah, mempererat silaturahmi, serta menunjukkan bahwa anak-anak RA merupakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki potensi untuk berprestasi.
“Jangan melihat jumlahnya, tetapi lihatlah semangat dan tekadnya. Tetaplah berjuang, jaga nama baik, jaga silaturahmi, dan tunjukkan bahwa anak-anak RA adalah anak-anak yang berakhlak dan berprestasi,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Didik secara resmi melepas kontingen GEMILANG RA IGRA Kota Probolinggo untuk mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur. Pelepasan ini menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan Kemenag terhadap upaya IGRA dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan keberanian anak-anak RA untuk berkompetisi secara sehat.
Ia berharap seluruh anggota kontingen diberikan kelancaran selama perjalanan, kesehatan, ketenangan, serta kemudahan dalam mengikuti setiap tahapan perlombaan.
“Semoga perjalanan kalian lancar, hati kalian tenang, dan usaha kalian diberkahi. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan semoga sukses,” pungkasnya.
Melalui doa bersama dan pelepasan kontingen ini, IGRA Kota Probolinggo diharapkan semakin solid dalam mendukung pendidikan anak usia dini berciri khas Islam. Semangat kebersamaan, ketulusan pengabdian, dan penghargaan terhadap setiap proses perjuangan menjadi bekal penting untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. (Rief/Humas)



