Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Probolinggo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Kamis (28/08/2025) di Ola Ole Resto, Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok.
Muscab dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Arifin Budianto. Agenda utama yang dibahas adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus APRI periode 2021–2025 serta pemilihan ketua baru untuk periode 2025–2029.
Dalam sambutannya, Didik Kurniawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah ini. “Saya sampaikan selamat atas terlaksananya Muscab. Saya berharap APRI mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan penghulu,” ujarnya.
Menurutnya, APRI memiliki peran penting sebagai wadah profesional penghulu untuk mengembangkan kompetensi, menjaga kode etik, memberikan pendampingan hukum, serta menjadi jembatan aspirasi penghulu kepada Kementerian Agama. Selain itu, APRI juga berperan dalam memfasilitasi layanan publik, seperti pernikahan, sekaligus membantu penghulu dalam memahami kebijakan ASN.
Didik menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi penghulu, baik dalam memahami regulasi maupun fiqih munakahat. “Saya berharap rekan-rekan APRI terus meningkatkan kompetensi, memahami regulasi, dan mendiskusikan ilmu-ilmu fiqih munakahat, agar dapat memperbaiki sistem pelayanan di KUA,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan garda terdepan pelayanan publik Kementerian Agama. “KUA adalah etalase Kemenag, titik kontak pertama yang menunjukkan citra dan kinerja kementerian. Karena itu, KUA harus mampu memberikan pelayanan yang inklusif, toleran, dan adaptif terhadap perubahan zaman serta kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua APRI Kota Probolinggo periode 2021–2025, Muhammad Anwar Sadad, dalam laporannya menyampaikan capaian-capaian organisasi, program kerja yang sudah berjalan, serta evaluasi atas kekurangan yang masih perlu dibenahi. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan anggota selama masa kepemimpinannya.
“Selama empat tahun terakhir, APRI Kota Probolinggo berupaya menjaga marwah organisasi, memperkuat solidaritas antaranggota, dan mendukung peningkatan profesionalisme penghulu,” ungkapnya.
Setelah mendengarkan laporan pertanggungjawaban, forum Muscab menyatakan menerima dan mengesahkan laporan pengurus. Dilanjutkan dengan agenda pemilihan ketua APRI periode 2025–2029 yang dilaksanakan secara voting tertutup. Dari hasil pemilihan, Muhammad Anwar Sadad kembali terpilih sebagai Ketua APRI Kota Probolinggo.
Muscab APRI Kota Probolinggo ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus mengembangkan organisasi ke depan. (Rief/Humas)



