KUA Mayangan Raih Predikat “Nyaris Sempurna” dalam Monev Semester I 2026
bimas islam

KUA Mayangan Raih Predikat “Nyaris Sempurna” dalam Monev Semester I 2026

14 April 20265 kali dibaca

epala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, memaparkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komprehensif Semester Pertama Tahun 2026 di KUA Mayangan

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, memaparkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komprehensif Semester Pertama Tahun 2026 di KUA Mayangan, Selasa (14/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula KUA setempat di Jalan WR. Supratman, dengan didampingi Tim Monev dari Bimas Islam serta Tim Zona Integritas dari enam area.

Dalam pemaparannya, Didik Kurniawan menyampaikan bahwa hasil Monev khusus pada layanan Nikah Rujuk secara administratif menunjukkan capaian yang sangat baik. Ia bahkan menyebut kinerja KUA Mayangan “nyaris sempurna” karena hampir tidak ditemukan kesalahan yang signifikan.

“Terima kasih kepada seluruh komponen pegawai KUA yang terus berupaya menindaklanjuti temuan-temuan tahun sebelumnya. Semoga capaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui inovasi pelayanan yang paripurna,” ujarnya.

Didik juga menekankan pentingnya kepekaan terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah harus terus dilakukan agar hal-hal kecil tidak berkembang menjadi persoalan besar.

“Lihat dan pelajari apa yang terjadi di masyarakat, lakukan deteksi dini, sehingga hal yang dianggap biasa tidak menjadi gunung es yang sewaktu-waktu mencair,” tegasnya.

Sementara itu, Tim Monev Zona Integritas dari enam area mencatat beberapa rekomendasi perbaikan, khususnya terkait kelengkapan eviden administratif. Meski demikian, secara umum implementasi Zona Integritas, termasuk budaya stop gratifikasi dan pencegahan korupsi, dinilai telah berjalan dengan baik.

Sebagai moderator, Kepala Sub Bagian Tata Usaha sekaligus Ketua Tim Monev PMPZI, Ahmad Zaini, menegaskan bahwa catatan yang ada lebih kepada penguatan mindset dan perilaku dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas.

“Yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana mengubah dan merespons mindset dalam pelayanan publik agar semakin berintegritas,” pungkasnya. (Rief/Humas)

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait