Kemenag Kota Probolinggo Tekankan Peran Strategis Majelis Taklim di Tengah Masyarakat
bimas islam

Kemenag Kota Probolinggo Tekankan Peran Strategis Majelis Taklim di Tengah Masyarakat

22 Mei 202612 kali dibaca

Kementerian Agama Kota Probolinggo terus memperkuat pembinaan keagamaan berbasis masyarakat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Majelis Taklim.

Kota Probolinggo (KUA Wonoasih) — Kementerian Agama Kota Probolinggo terus memperkuat pembinaan keagamaan berbasis masyarakat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Majelis Taklim. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Majelis Taklim (MT) Nurul Hikmah, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kota Probolinggo, Arifin Budianto, bersama jajaran staf Bimas Islam. Turut mendampingi Kepala KUA Kecamatan Wonoasih beserta Penyuluh Agama Islam KUA Wonoasih.

Pembina MT Nurul Hikmah, H. Sidik, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Kementerian Agama terhadap keberlangsungan kegiatan majelis taklim di wilayahnya.

“Kami merasa terbantu dan termotivasi dengan adanya pembinaan dari Kementerian Agama. Semoga Majelis Taklim dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Arifin Budianto menegaskan bahwa Majelis Taklim memiliki posisi strategis sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang berperan penting dalam pembinaan umat di tengah masyarakat.

“Majelis Taklim bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga menjadi pusat dakwah, pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah, serta sarana pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, Majelis Taklim menjadi ruang inklusif bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman akidah, ibadah, serta kemampuan membaca Al-Qur’an secara langsung di lingkungan sekitar.

Selain itu, keberadaan Majelis Taklim juga dinilai mampu memperkuat ketahanan moral dan spiritual masyarakat melalui pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan.

“Majelis Taklim memiliki peran besar dalam membangun keharmonisan sosial. Di sana terjalin silaturahmi, ruang dialog, hingga penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa Majelis Taklim dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program sosial kemasyarakatan, termasuk pemberdayaan ekonomi umat, edukasi kesehatan, hingga pembinaan kelompok rentan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kementerian Agama berharap Majelis Taklim semakin tertib administrasi, aktif dalam kegiatan pembinaan, serta mampu menghadirkan program-program yang adaptif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (FRohim)

Editor: Rief Humas Kemenag

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait