KUA Wonoasih Siapkan Catin Matang Spiritual dan Psikologis Lewat Bimwin Mandiri
kua wonoasih

KUA Wonoasih Siapkan Catin Matang Spiritual dan Psikologis Lewat Bimwin Mandiri

31 Juli 20263 kali dibaca

KUA Kecamatan Wonoasih berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, edukatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Probolinggo – Dalam upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Wonoasih terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang layanan KUA Wonoasih sebagai bagian dari pembinaan pranikah yang bertujuan membekali pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.Pada kegiatan tersebut, calon pengantin memperoleh materi mengenai pondasi keluarga sakinah, hak dan kewajiban suami istri, pemahaman fikih munakahat, komunikasi dalam rumah tangga, pengelolaan konflik keluarga, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan gizi keluarga sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini.Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung dengan Penyuluh Agama Islam KUA Wonoasih mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan berkeluarga. Pendekatan dialogis ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif sehingga calon pengantin memiliki bekal yang cukup dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Mandiri merupakan implementasi pelayanan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga Indonesia sekaligus mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2024 tentang pencatatan pernikahan dan pembinaan calon pengantin.Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Wonoasih berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, edukatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan setiap pasangan yang akan menikah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara spiritual, psikologis, dan sosial sehingga mampu mewujudkan keluarga yang kokoh, harmonis, serta menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia.

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait