DWP Kemenag Kota Probolinggo Gelar Peringatan Maulid dan HUT ke-81 RI, Hadroh AL-IPARI Tampil Perdana
kua mayangan

DWP Kemenag Kota Probolinggo Gelar Peringatan Maulid dan HUT ke-81 RI, Hadroh AL-IPARI Tampil Perdana

21 Agustus 202646 kali dibaca

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menyoroti bonus demografi yang akan datang, yakni generasi Indonesia Emas pada tahun 2045. "Anak-anak kita yang kini duduk di bangku Ibtidaiyahlah yang nantinya akan mengisi dan menjadi tulang punggung generasi emas tersebut. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita bangun keluarga yang tangguh dan tahan terhadap perkembangan zaman.

KUA Mayangan - Suasana khidmat dan semarak menyelimuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo. Rangkaian pra-acara diisi dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh tim hadroh Al-Banjari AL-IPARI, yang merupakan grup vokal dari para Penyuluh Agama Islam, dalam penampilan perdana mereka di hadapan publik.

Tim hadroh Al-Banjari AL-IPARI dari para Penyuluh Agama Islam Kota Probolinggo
Tim hadroh Al-Banjari AL-IPARI dari para Penyuluh Agama Islam Kota Probolinggo

Acara yang berlangsung di Aula I Kemenag Kota Probolinggo tersebut menjadi momen istimewa, tidak hanya untuk memperingati dua peristiwa besar umat Islam dan bangsa, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan penguatan peran keluarga.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, dalam sambutan dan arahannya menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman. Ia menekankan bahwa setiap orang tua memiliki metode pendidikan yang berbeda-beda dalam mendidik putra-putrinya. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi orang tua saat ini adalah membesarkan anak-anak yang tergolong dalam generasi Z dan alpha, yang tumbuh di tengah derasnya arus digital.

Mengaitkan dengan peringatan kemerdekaan, Didik Kurniawan mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan sejarah perjuangan bangsa. "Indonesia adalah satu-satunya negara yang merdeka dengan cara berperang. Kini, bagaimana kita menyikapi kemerdekaan ini? Salah satu bentuk syukur kita adalah dengan aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan sekitar," ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, dalam sambutan dan arahannya 
Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, dalam sambutan dan arahannya 

Lebih lanjut, ia menyoroti bonus demografi yang akan datang, yakni generasi Indonesia Emas pada tahun 2045. "Anak-anak kita yang kini duduk di bangku Ibtidaiyahlah yang nantinya akan mengisi dan menjadi tulang punggung generasi emas tersebut. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita bangun keluarga yang tangguh dan tahan terhadap perkembangan zaman," tegasnya.

Terkait dengan inti peringatan Maulid, Kepala Kemenag mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan sholawat sebagai narasi kecintaan kepada Rasulullah SAW. "Sholawatan adalah salah satu bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Mari kita jadikan Baginda Rasul sebagai suri tauladan utama dalam setiap sendi kehidupan kita, baik dalam berkeluarga, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara," pungkas Didik Kurniawan.

Acara yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa, seraya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. (Hmd)

 

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait