Stop Nikah Asal Jadi! Pernikahan Bukan Main-Main
kua mayangan

Stop Nikah Asal Jadi! Pernikahan Bukan Main-Main

9 Juni 202634 kali dibaca

Pernikahan bukanlah ajang main-main atau sekadar pesta seremonial belaka, melainkan akad sakral yang penuh tanggung jawab. Karena itu, institusi pernikahan tidak seharusnya dijalani secara tergesa-gesa atau hanya mengikuti gejolak emosi sesaat.

KUA Mayangan - Pernikahan bukan sekadar pesta seremonial atau pelarian dari tekanan sosial sesaat. Para pemerhati keluarga dan psikolog pernikahan kembali mengingatkan bahwa membangun rumah tangga adalah akad sakral yang menuntut kesiapan matang, bukan sekadar mengikuti gejolak emosi atau tekanan dari lingkungan sekitar.

Dalam sebuah pesan edukatif yang viral di media sosial, ditegaskan bahwa pernikahan tidak seharusnya dijalani secara tergesa-gesa. Ada tiga pilar utama yang harus dimiliki setiap pasangan sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu kesiapan diri, kedewasaan, serta saling memahami.

Pernikahan adalah akad penuh tanggung jawab. Tanpa bekal iman, komunikasi yang sehat, dan sikap saling menghormati, rumah tangga akan rentan terhadap konflik yang berkepanjangan. Lebih lanjut, para ahli menekankan bahwa keberhasilan sebuah keluarga tidak diukur dari kemewahan pesta, melainkan dari kemampuan pasangan bertahan bersama dalam suka maupun duka. Dengan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan rasa kasih sayang, sebuah keluarga dapat menjelma menjadi tempat yang penuh ketenangan (sakinah), kasih sayang (mawaddah), dan keberkahan (rahmah).

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menikah hanya karena alasan cinta buta atau takut disebut lambat. Justru, persiapan mental dan komitmen jangka panjang adalah kunci utama menuju rumah tangga yang harmonis dan langgeng. (Hmd)

https://www.facebook.com/share/p/1CmXrbTGhS/
https://www.facebook.com/share/p/1CmXrbTGhS/

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait