Sinergi Kemenag dan LMI Hadirkan Beasiswa Qurani bagi Murid Madrasah Kota Probolinggo
penyelenggara zakat dan wakaf

Sinergi Kemenag dan LMI Hadirkan Beasiswa Qurani bagi Murid Madrasah Kota Probolinggo

31 Juli 202632 kali dibaca

Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga filantropi merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun karakter generasi Qurani yang unggul dan berakhlak mulia

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Komitmen memperluas akses pendidikan sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an terus diwujudkan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo. Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kemenag Kota Probolinggo menjalin sinergi dengan Lembaga Amil Zakat Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Kota Probolinggo dalam penyaluran beasiswa bagi murid-murid madrasah yang berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu, Kamis (30/7/2026).

Program beasiswa tersebut diberikan kepada murid madrasah yang memiliki semangat tinggi dalam belajar dan membaca Al-Qur'an. Selain membantu keberlangsungan pendidikan, program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di kalangan generasi muda.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Probolinggo, Abdur Rahman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian LMI yang terus konsisten mendukung pendidikan madrasah.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LMI yang telah hadir dan berperan aktif membantu pendidikan murid-murid madrasah. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, mencintai Al-Qur'an, dan meraih prestasi terbaik," ungkap Abdur Rahman.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga filantropi merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun karakter generasi Qurani yang unggul dan berakhlak mulia.

Sementara itu, Direktur LMI Kota Probolinggo, Dawud Sulaiman, menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan wujud komitmen LMI dalam mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat belajar tinggi meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.

"Melalui program ini kami berharap para penerima beasiswa dapat terus fokus menempuh pendidikan, meningkatkan kualitas diri, serta menjadi generasi yang kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Pada tahun 2026, sebanyak tujuh murid madrasah menerima beasiswa hingga lulus pendidikan. Tiga di antaranya berasal dari MAN 1 Kota Probolinggo, yakni Raihan Adzin Rayyiff (XI-C), Audrey Alvino Nayaka Zandra (XI-B), dan Rafi Hidayatullah (XI-A).

Sementara empat penerima lainnya berasal dari MAN 2 Kota Probolinggo, yaitu Muhammad Fatihul Anwar (XI-A7), Nasywa 'Azmira Liviana (XI-A1), Syifa Marthafia Nugroho (XII-C), dan Kevin Nabila Faza (XII-A2).

Program pembinaan bagi para penerima beasiswa tidak berhenti pada pemberian bantuan pendidikan semata. Setiap malam Rabu mereka mengikuti kegiatan mengaji dan murojaah Al-Qur'an secara rutin. Selain itu, secara berkala juga dilaksanakan kegiatan tadabbur alam sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, sehingga para murid tetap memiliki semangat belajar, pikiran yang segar, serta motivasi untuk terus mengembangkan potensi diri.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur'an, karakter yang kuat, dan kepedulian terhadap sesama.

Abdur Rahman menegaskan, Kementerian Agama Kota Probolinggo akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga mitra dalam mendukung pendidikan madrasah.

"Sinergi seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan madrasah yang inklusif, unggul, berdaya saing, peduli terhadap lingkungan sosial, serta melahirkan generasi yang senantiasa akrab dengan Al-Qur'an," pungkasnya. (Arb/Rief)

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait