Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Dalam rangkaian kegiatan Semarak Ramadan 1447 H / 2026 M, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Organisasi Profesi Penyuluh Agama Islam IPARI Kota Probolinggo serta seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla Al Amanah Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Senin (9/3/2026).
Pemberian piagam penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan oleh IPARI dan KUA dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Selain itu, penghargaan ini juga menjadi bagian dari langkah nyata Kemenag Kota Probolinggo dalam mendorong budaya kerja inovatif serta memperkuat komitmen menuju Zona Integritas.
Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menyampaikan bahwa peran penyuluh agama dan KUA sangat strategis sebagai agen perubahan sekaligus agen pembangunan di tengah masyarakat. Melalui berbagai inovasi yang lahir dari lapangan, pelayanan publik di bidang keagamaan diharapkan semakin mudah diakses, responsif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Adapun penerima penghargaan atas inovasi layanan tersebut antara lain:
IPARI Kota Probolinggo dengan inovasi layanan PANGESTOH (Penyuluh Agama Ngaji Etika, Spiritual, Toleransi, dan Humanisme), yang dilaksanakan setiap hari Rabu secara bergilir dari masjid ke masjid serta pondok pesantren.
KUA Kecamatan Kademangan dengan inovasi layanan SIAP (Sistem Informasi Arsip Pernikahan), TAKON (Tanya dan Konsultasi Online Nikah), PERKASA (Pendampingan Keluarga Sakinah), PAGAR (Penyuluh Agama Bagi Kaum Rentan), TAHIR (Training Astronomi Hisab Rukyah), serta PELITA IMAN (Pelestarian Alam Bernilai Keagamaan).
KUA Kecamatan Kanigaran melalui inovasi layanan BISMILLAH, yang mencakup berbagai layanan seperti Bimbingan Pra-Nikah, Informasi Hukum Keluarga, Sosial Syariah, Manajemen Data, Ikrar Wakaf dan Zakat, Layanan Akta Nikah, Layanan Publik, Akuntabilitas, serta penguatan Harmoni Keluarga.
KUA Kecamatan Kedopok dengan inovasi SAPU BERSAMA (Sedekah Aksi Pemulihan untuk Bumi), SIAGA BERSAMA (Santunan Intern Agama Siaga Bencana), DIL-KUA (Digitalisasi Layanan KUA), MABITA (Mengajar Al-Qur’an Bitaqoni KUA), serta NURANI (Nasehat Umat Religius Aktif Nilai Islam).
KUA Kecamatan Mayangan melalui inovasi HARMONI (Harmonisasi Keluarga dan Masyarakat Islam), ABAD DIGITAL (Gerakan Etika dan Literasi Digital Keagamaan), serta KUA MENYAPA (KUA Mendekat, Menyentuh, dan Melayani Umat).
KUA Kecamatan Wonoasih dengan inovasi SADAR ZISWAF (Sosialisasi dan Edukasi Wakaf Uang serta Zakat Produktif), NIKAH DATA (Digital Arsip Terpadu Nikah dan Keluarga), SAHABAT CATIN (Sarana Hubungan dan Bimbingan Calon Pengantin), KELUARGA TANGGUH (Ketahanan, Edukasi, dan Layanan Keluarga Harmonis), serta RUMAH PEDULI (Religi untuk Masyarakat Humanis dan Inklusif).
Didik Kurniawan berharap inovasi-inovasi yang telah dikembangkan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saya berharap inovasi yang telah dikembangkan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ini menjadi bukti bahwa kita mampu berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program-program Kementerian Agama.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dalam menyukseskan berbagai program Kementerian Agama. Semoga semangat ini dapat diikuti oleh seluruh satuan kerja dan ASN di lingkungan Kemenag Kota Probolinggo untuk terus bekerja dengan ikhlas, profesional, dan penuh dedikasi,” pungkasnya. (Rief).



