Salurkan Santunan Anak Yatim dengan Sentuhan Humanis “Door to Door”
kua mayangan

Salurkan Santunan Anak Yatim dengan Sentuhan Humanis “Door to Door”

25 Juni 202634 kali dibaca

Semoga semangat “Menebar Maslahat, Menguatkan Ummat” terus menginspirasi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang kita.

KUA Mayangan - Di tengah hiruk-pikuk rutinitas perkotaan, hadir sebuah aksi mulia yang menggetarkan hati. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo melalui KUA Kecamatan Mayangan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial. Dengan mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Ummat,” mereka menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim yang tidak hanya berkesan secara materi, tetapi juga menyentuh relung jiwa.

Kegiatan yang berlangsung baru-baru ini ini terasa istimewa. Bukan sekadar seremonial di aula atau gedung pertemuan, para petugas KUA Mayangan memilih pendekatan yang lebih personal dan humanis: santunan door to door atau rumah ke rumah.

https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/
https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/

Keunikan inilah yang menjadi ciri khas kegiatan kali ini. Alih-alih mengumpulkan seluruh penerima di satu tempat, para pembimbing agama dan staf KUA dengan penuh keikhlasan menyusuri jalanan, menelusuri gang-gang sempit, dan mendatangi satu per satu alamat anak-anak yatim yang telah terdata. Langkah ini sengaja diambil untuk memastikan bahwa santunan benar-benar sampai ke tangan yang berhak, sekaligus memberikan suasana kekeluargaan yang hangat.

https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/
https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/

“Kami sadar, tidak semua anak yatim memiliki kemudahan akses untuk datang ke kantor. Ada yang tinggal di pelosok gang, ada yang keluarganya sedang berduka, atau ada yang malu datang. Karena itu, kami datang kepada mereka. Ini wujud pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh kasih sayang,” ujar salah satu perwakilan petugas KUA Mayangan di sela-sela kegiatan.

Dalam kunjungannya, setiap anak yatim menerima paket santunan yang telah disiapkan. Namun yang lebih berharga dari amplop atau bingkisan adalah senyum hangat, doa tulus, dan sentuhan perhatian yang diberikan oleh para petugas. Momen kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati terletak pada memberi, bukan menerima.

https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/
https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Dengan menyambangi rumah-rumah, para petugas juga berdialog dengan keluarga, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan motivasi dan dukungan moral.

Kepala KUA Mayangan. Yusron Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan yang dikemas dengan inovasi. “Kami ingin menanamkan nilai bahwa agama tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga ibadah sosial. Menebar maslahat (kebaikan) adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan menguatkan anak-anak yatim, kita sedang menguatkan masa depan umat,” pungkasnya.

https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/
https://www.facebook.com/share/v/1KyYPhQGh9/

Kegiatan santunan door to door ini pun mendapat apresiasi hangat dari masyarakat setempat. Banyak orang tua dan tetangga yang terharu menyaksikan para petugas agama dengan rendah hati masuk ke kampung-kampung dan memberikan perhatian langsung kepada anak-anak yatim.

KUA Mayangan telah membuktikan bahwa kegiatan santunan bisa menjadi lebih bermakna ketika dilakukan dengan hati. Melalui langkah-langkah kecil yang penuh ketulusan, mereka telah menghadirkan keberkahan yang tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh para pemberi dan masyarakat luas.

Semoga semangat “Menebar Maslahat, Menguatkan Ummat” terus menginspirasi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan dan kasih sayang kita. (Hmd)

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait