Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi kendala, merumuskan solusi, dan merencanakan peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
Acara yang berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada Selasa (12/8/2025) ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag, Kepala Bagian Kesra Pemkot Probolinggo, perwakilan Dinas Kesehatan, pejabat eselon IV Kankemenag, Kepala KUA se-Kota Probolinggo, pimpinan KBIHU, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1446 H/2025 M.
Kasi PHU, Didik Heriadi, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi sarana mengukur capaian kinerja penyelenggaraan ibadah haji dari berbagai aspek, mulai dari pelayanan, bimbingan, perlindungan, hingga pembinaan jemaah.
“Evaluasi ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor melalui pembahasan terbuka dan berkesinambungan, serta menghimpun masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Kepala Kankemenag, Didik Kurniawan, mengungkapkan adanya wacana perubahan tata kelola penyelenggaraan haji di masa depan. “Kemungkinan tahun depan penyelenggaraan haji tidak lagi dikelola sepenuhnya oleh Kemenag, melainkan beralih ke Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) sesuai RUU Haji yang sedang menunggu pengesahan. Namun, pada level daerah, kemungkinan besar Kemenag masih tetap berperan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan sistem multisyarikah yang diterapkan tahun ini, seperti pemisahan jemaah dalam satu kloter dan kendala akomodasi, transportasi, serta konsumsi. “Pengalaman ini menjadi pelajaran penting. KBIHU perlu mencetak jemaah yang mandiri secara pengetahuan (istitoah keilmuan) dan mental, sehingga berangkat haji dengan kesiapan penuh tanpa bergantung pada siapa pendamping atau kelompoknya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Probolinggo, Andi Purwanto, memastikan dukungan pemerintah daerah akan terus ditingkatkan, termasuk dari sisi anggaran. “Tahun ini ada penyesuaian karena efisiensi anggaran, namun ke depan insyaAllah pelayanan akan lebih baik lagi,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, seluruh KBIHU sepakat untuk mengevaluasi metode bimbingan, menyeragamkan panduan, dan memedomani tata cara ibadah yang ditetapkan Kemenag, demi meningkatkan kualitas layanan haji Kota Probolinggo di masa mendatang.
(Rief/Humas)



