Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kabar membanggakan kembali datang dari Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo. Berdasarkan hasil sinkronisasi dan evaluasi capaian kinerja Program Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Semester I Tahun 2026, Program Bimas Islam Kemenag Kota Probolinggo berhasil meraih peringkat pertama se-Jawa Timur dalam capaian Nilai Kinerja Anggaran (NKA).
Capaian tersebut disampaikan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Ahmad Zaini, saat memimpin Apel ASN di halaman Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Senin (31/8/2026).
Dalam arahannya, Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Seksi Bimas Islam atas kerja keras, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan program dan pengelolaan anggaran.
“Berdasarkan hasil evaluasi capaian kinerja Program Bimas Islam Semester I Tahun 2026, Kemenag Kota Probolinggo berhasil menduduki peringkat pertama se-Jawa Timur dalam Nilai Kinerja Anggaran,” ungkapnya.
Program Bimas Islam tercatat meraih Nilai Kinerja Anggaran sebesar 78,56 persen, dengan Capaian Rincian Output mencapai 88,75 persen. Prestasi tersebut merupakan buah dari komitmen dan konsistensi seluruh jajaran dalam melaksanakan proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan kegiatan, monitoring, evaluasi, hingga pelaporan kinerja secara tertib, efektif, dan akuntabel.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator positif atas kualitas pelaksanaan Program Bimas Islam di lingkungan Kementerian Agama Kota Probolinggo. Namun demikian, prestasi tersebut tidak boleh membuat berpuas diri, melainkan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program dan anggaran.
“Capaian ini harus kita jaga dan tingkatkan. Konsistensi dalam pemutakhiran dan sinkronisasi data kinerja melalui Aplikasi SAKTI Web dan e-Monev Bappenas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas capaian kinerja,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ahmad Zaini berharap keberhasilan Program Bimas Islam dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi bidang maupun seksi lainnya. Menurutnya, penguatan koordinasi, monitoring dan evaluasi secara berkala, serta ketepatan dan ketertiban dalam penginputan maupun pemutakhiran data kinerja harus terus dilakukan secara bersama-sama.
Dengan demikian, seluruh program yang dilaksanakan tidak hanya mampu mencapai target secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga capaian ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Harapannya, seluruh program di lingkungan Kemenag Kota Probolinggo semakin optimal dan benar-benar memberikan manfaat serta dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kasubag TU juga mengingatkan seluruh ASN bahwa menjalankan tugas dan program kerja tidak semata-mata bergantung pada besar kecilnya anggaran. Semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus tumbuh dari kesadaran, tanggung jawab, dan komitmen untuk terus berbuat yang terbaik.
“Dalam menjalankan tugas, jangan hanya terpaku pada anggaran. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu berkiprah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai apa yang kita lakukan justru meninggalkan kesan atau penilaian negatif,” tegasnya.
Ia juga menyinggung komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) yang terus digaungkan secara masif di lingkungan Kemenag Kota Probolinggo. Menurutnya, perubahan positif dalam kualitas pelayanan mulai dirasakan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, melalui semangat Zona Integritas yang terus kita bangun bersama, Kemenag Kota Probolinggo kini tidak lagi dipandang sebelah mata oleh instansi lain dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama yang harus terus kita jaga,” pungkasnya menutup pembinaan apel. (Rief/Humas)



