Pembinaan KUA se-Kota Probolinggo, Didik Kurniawan: “Membuat Inovasi di atas Keterbatasan”
bimas islam

Pembinaan KUA se-Kota Probolinggo, Didik Kurniawan: “Membuat Inovasi di atas Keterbatasan”

9 September 20253 kali dibaca

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Arifin Budianto, memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Probolinggo.

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Arifin Budianto, memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Probolinggo. Kegiatan ini digelar dalam agenda rutin pegawai KUA bertempat di kediaman Kepala KUA Kanigaran, Jl. Slamet Riadi Gang Seruni, Selasa (09/09/2025).

Dalam arahannya, Didik Kurniawan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di KUA, baik dalam hal pencatatan nikah, bimbingan masyarakat, maupun penguatan program-program keagamaan. “Pegawai KUA merupakan ujung tombak Kementerian Agama di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, profesionalitas, integritas, dan kedisiplinan harus terus dijaga,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan pegawai KUA yang secara konsisten menggelar pertemuan rutin sebagai sarana koordinasi dan penyamaan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag menyampaikan pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar jajaran Kemenag senantiasa menghadirkan kerja-kerja yang berdampak langsung. “Program yang kita buat jangan sekadar seremoni, melainkan harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Didik mengingatkan pentingnya empati dalam merancang program. “Pikirkan dan laksanakan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar program mercusuar. Jangan sampai kita hanya menonjolkan program, tapi tidak menghasilkan output yang berdampak,” ungkapnya.

Dalam pembinaannya, Didik juga menyampaikan tiga refleksi penting bagi pegawai KUA:

Tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja – setiap pegawai perlu memiliki dorongan untuk terus unggul, kreatif, dan berinovasi dalam setiap level tugasnya.

Tidak pernah puas dengan capaian yang diraih – membangun growth mindset agar setiap keberhasilan menjadi pijakan untuk prestasi berikutnya.

Membuat inovasi di atas keterbatasan – keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya, karena pegawai KUA dapat menggandeng stakeholder sesuai regulasi untuk menghasilkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

“Banyak solusi justru lahir dari ruang-ruang informal seperti diskusi ringan di warung kopi. Namun tentu saja, inovasi yang kita jalankan harus tetap berlandaskan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam, Arifin Budianto, menekankan pentingnya penguatan transparansi layanan serta peningkatan kualitas administrasi di setiap KUA. “Dengan pembinaan rutin seperti ini, diharapkan pegawai KUA semakin solid dan mampu menjawab tantangan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis,” tuturnya.

Kegiatan rutinan pegawai KUA ini ditutup dengan diskusi, tanya jawab, serta evaluasi bersama terkait program kerja masing-masing KUA. (Rief/Humas)

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait