Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Pelantikan dan pengambilan sumpah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilaksanakan secara serentak pada Kamis (21/5/2026). Pelantikan dipimpin langsung secara daring oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dari Gedung H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI, Jakarta.
Untuk wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Probolinggo, pelaksanaan pelantikan difasilitasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan berlangsung di aula kantor masing-masing satuan kerja melalui sambungan virtual yang terhubung dengan pusat.
Dalam amanatnya, Menteri Agama menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama harus menjadi aparatur yang memiliki integritas tinggi, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menag juga mengingatkan bahwa tugas ASN bukan hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai keteladanan, pengabdian, dan pelayanan yang humanis di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh yang menyampaikan pesan penting kepada ASN Kementerian Agama agar memegang teguh pedoman 4K sebagai landasan dalam bekerja dan melayani masyarakat.
Pedoman 4K tersebut meliputi:
Kerja Cepat, yakni bekerja cepat, tepat, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kemudahan, yaitu menghadirkan pelayanan yang mudah, efektif, dan tidak berbelit sehingga masyarakat merasakan pelayanan yang prima.
Kemanfaatan, bahwa setiap kebijakan dan program harus memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.
Serta Kebahagiaan, yakni membangun suasana kerja yang harmonis dan menghadirkan pelayanan yang membawa kenyamanan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bahtiar memberikan pesan khusus kepada para PNS yang baru dilantik agar mensyukuri amanah yang diterima dengan cara yang sederhana dan bermakna.
“Jangan membuat tasyakuran untuk pejabat dari gaji pertama. Kalau ada pejabat yang meminta, laporkan kepada saya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar rasa syukur diwujudkan dengan berbagi kepada orang tua dan keluarga. “Bersyukurlah kepada Allah SWT atas nikmat yang diterima. Syukurilah gaji pertamamu dengan memberikan kepada orang tua,” pesannya.
Sebanyak 11 CPNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo resmi dilantik menjadi PNS, yaitu:
- Raihan Fikri Brilliansyach – Pranata Komputer Ahli Pertama
- Irma Mei Nursanti – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Sosiologi
- Nikmatus Sa’diyah – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Antropologi
- Sasmira Nur Hidayah – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Kimia
- Tri Suwandi – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Bahasa Indonesia
- Alia Puspita Ramadhanti – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Sosiologi
- Dewi Lu’lu’Atul Mufidah – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Bimbingan dan Konseling
- Dian Artika Permatasari – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Seni Budaya
- M. Affandi – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Bimbingan dan Konseling
- Rizki Karunia Illahi – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Antropologi
- Dian Palupi Nur Umam – Guru Ahli Pertama Bidang Studi Prakarya dan Kewirausahaan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan dalam arahannya menekankan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan integritas merupakan nilai utama yang harus dimiliki setiap ASN Kementerian Agama.
Ia berharap para ASN yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja institusi. Menurutnya, setiap inovasi dan dedikasi yang ditunjukkan akan mendapatkan apresiasi sebagai motivasi untuk terus berkembang dan berkarya.
“Di pundak ASN Kementerian Agama melekat amanah besar. Karena itu, setiap langkah, pikiran, dan tindakan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, etika, dan profesionalisme, bukan bertindak semaunya sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus meneguhkan disiplin, meningkatkan kompetensi, serta bekerja secara profesional demi terwujudnya pelayanan yang berkualitas dan berintegritas.
“Selamat menjalankan tugas dan pengabdian. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai setiap langkah dan ikhtiar kita bersama,” pungkasnya. (RiefHumas).



