Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Senin (25/5/2026) --Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Probolinggo menggelar acara Purnawiyata (pelepasan siswa-siswi kelas XII) dengan penuh khidmat dan haru. Kegiatan ini menjadi momentum penting sebagai penanda berakhirnya masa belajar siswa di jenjang pendidikan menengah atas, sekaligus awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara Purnawiyata yang berlangsung di Hall Hotel dan Resto Paseban Sena tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, Kasubbag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Madrasah, Kepala MAN 1 Kota Probolinggo, dewan guru, komite madrasah, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik kelas XII. Suasana haru terasa ketika para siswa secara resmi dilepas setelah menempuh proses pendidikan selama tiga tahun.
Kepala MAN 1 Kota Probolinggo, M. Alfan Makmur, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa kelas XII atas perjuangan dan capaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan di madrasah.
Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa jumlah siswa yang dilepas pada tahun ini sebanyak 105 siswa/siswi. Selama menempuh pendidikan, para siswa telah menorehkan berbagai prestasi, mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional, yang turut menginspirasi adik-adik kelasnya.
“Dari total lulusan, sekitar 80 persen diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi, sementara lainnya melanjutkan ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Ada pula yang belum melanjutkan karena keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa visi MAN 1 Kota Probolinggo adalah mewujudkan lembaga yang “BISA” (Bermutu, Inovatif, Sukses, dan Amanah) serta berbudaya lingkungan.
Menutup sambutannya, Kepala Madrasah yang dikenal energik tersebut menyampaikan pantun perpisahan yang menambah suasana haru:
Merawat kenari penuh kesabaran, Biar berkicau indah di gantangan, Tiga tahun penuh kenangan dan perjuangan, Selamat jalan alumni MANSAPRO menuju masa depan. Ke pasar burung membeli pakan, Ketemu sahabat sesama Kicau Mania, Hari ini kalian kami lepaskan, Untuk terbang tinggi meraih cita-cita.
—
“Selamat berjuang anak-anakku, semoga ilmu yang diperoleh membawa keberkahan dunia dan akhirat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Purnawiyata berasal dari dua kata, yaitu “purna” yang berarti selesai atau tuntas, dan “wiyata” yang berarti pengajaran atau pembelajaran. Dengan demikian, Purnawiyata merupakan momen pelepasan siswa yang telah menyelesaikan seluruh masa belajar dan dinyatakan lulus dari suatu jenjang pendidikan.
“Purnawiyata ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Harapannya, seluruh lulusan MAN 1 Kota Probolinggo dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya apresiasi tidak hanya kepada siswa berprestasi, tetapi juga kepada para guru pendamping yang telah mengantarkan peserta didik meraih prestasi.
“Kita sering lupa memberikan penghargaan kepada guru pendamping. Ke depan, kita akan mendorong adanya skema ASN berintegritas dengan pemberian sertifikat apresiasi sebagai nilai tambah,” terangnya.
Kepada para wali murid, ia juga berpesan agar orang tua tetap memberikan pengawasan terhadap penggunaan gawai di tengah perkembangan teknologi yang semakin tanpa batas.
“Anak-anak kita sudah sangat akrab dengan smartphone dan dunia digital. Maka peran pengawasan orang tua menjadi sangat penting dalam setiap konteks,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada para wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di madrasah, serta kepada para guru atas dedikasi dan pengabdian dalam mendidik siswa menjadi pribadi yang berakhlakul karimah.
Selain prosesi pelepasan, acara juga dimeriahkan dengan penampilan siswa, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, serta penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan siswa kelas XII yang menambah suasana haru dan kebersamaan.
Perwakilan orang tua siswa turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak madrasah atas bimbingan dan pendidikan yang telah diberikan selama ini.
Acara Purnawiyata ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan. Momen ini menjadi simbol perpisahan yang penuh makna sekaligus harapan baru bagi para lulusan untuk meraih masa depan yang gemilang. (Rief Humas)



