KUA Kedopok Memberikan Bimbingan Pemulasaraan Jenazah
kua kedopok

KUA Kedopok Memberikan Bimbingan Pemulasaraan Jenazah

17 Juli 202698 kali dibaca

Pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktek langsung agar para peserta benar-benar memahami langkah demi langkah prosedur pemulasaraan jenazah secara baik dan benar.

​KUA Kedopok (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kedopok Kemenag Kota Probolinggo, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, KUA Kedopok memberikan Bimbingan dan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah yang dipusatkan di tempat yang berbeda di Aula Kelurahan Kedopok pada hari Selasa, 5 Mei 2026 dan di Aula Kelurahan Jrebeng Wetan pada hari Jum'at, 17 Juli 2026.

​Kegiatan ini mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat setempat. Hadir dalam acara tersebut Camat Kedopok, Dwi Hermanto, yang secara resmi membuka sekaligus memberikan arahan penting mengenai urgensi penguasaan ilmu pemulasaraan jenazah di tengah kehidupan bermasyarakat.

​Dalam sambutannya, Dwi Hermanto menekankan pentingnya setiap warga, khususnya umat Muslim, untuk memiliki pengetahuan dasar hingga keterampilan praktis dalam mengurus jenazah. Menurutnya, pemulasaraan jenazah merupakan fardhu kifayah atau kewajiban kolektif yang harus dipahami oleh masyarakat luas agar tidak selalu bergantung pada pihak-pihak tertentu saja.

​"Setiap warga Kecamatan Kedopok dan seluruh umat Muslim seyogianya memperdalam dan mempraktikkan tata cara pemulasaraan jenazah. Hal ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus pengamalan ajaran agama yang sangat mulia ketika ada tetangga atau sanak saudara yang berpulang," ujarnya.

​Sementara itu, materi inti mengenai tata cara pengurusan jenazah (Tarhizul Janazah) disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kedopok, Badrul Munir. Dalam pemaparannya, Ia memberikan penjelasan komprehensif mulai dari praktik memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga prosesi pemakaman sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

​Pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktek langsung agar para peserta benar-benar memahami langkah demi langkah prosedur pemulasaraan jenazah secara baik dan benar.

​Melalui kegiatan sinergis antara pemerintah kecamatan, KUA, dan unsur kelurahan ini, diharapkan lahir kader-kader di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang mandiri dan siap siaga dalam melayani umat di lingkungan sekitarnya.

​#kemenagberdampak

#kuaKedopok

#bimasislam

#kemenagkotaprobolinggo

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait