Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf menggelar kegiatan Pendampingan Kampung Zakat yang berlokasi di Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, pada Kamis (28/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf yang Definitif (Abdur Rahman), Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Arifin Budianto, para Kepala KUA, serta perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari lembaga mitra, antara lain LazisNU, LazisMU, BMHLMI, dan Yatim Mandiri.
Dalam sambutannya, Didik Kurniawan menegaskan bahwa program Kampung Zakat, yang dilaunching pada 28 Agustus 2024 lalu, merupakan wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kota Probolinggo, lembaga zakat, dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal mengumpulkan zakat, tetapi bagaimana zakat bisa menghadirkan manfaat nyata bagi mustahik serta membawa perubahan sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui pendampingan ini, Kemenag berkomitmen memastikan pengelolaan zakat berjalan transparan, profesional, dan tepat sasaran. “Harapannya, Kampung Zakat bisa menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, infak, dan sedekah. Ke depan, kita ingin setiap kecamatan memiliki Kampung Zakat,” jelas Didik.
Sementara itu, Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Arifin Budianto, menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memperkuat kelembagaan Kampung Zakat agar mampu mengoptimalkan potensi zakat di wilayahnya.
“Pendampingan ini diarahkan agar pengelola zakat memiliki pemahaman yang sama, tata kelola yang baik, serta mampu menyusun program yang berdaya guna bagi masyarakat. Dengan begitu, keberadaan Kampung Zakat benar-benar bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat,” terangnya.
Pendampingan juga menjadi sarana penguatan kapasitas pengelola zakat, agar mampu menggali potensi zakat sekaligus meningkatkan literasi zakat di kalangan masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai lembaga amil zakat, sinergi program pemberdayaan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Kampung Zakat Kedung Asem saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan di Kota Probolinggo, dengan program yang diarahkan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Didampingi Koordinator Kampung Zakat, H. Sidiq, Kepala Kantor bersama peserta kegiatan juga meninjau program pengembangbiakan hewan ternak kambing yang dikelola masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Didik Kurniawan berkomitmen untuk mendukung penguatan program melalui pengadaan mesin pencacah pakan ternak menjadi pelet (pakan padat). “InsyaAllah kebutuhan ini akan kita realisasikan melalui Dana UPZ Kemenag Kota Probolinggo,” ujarnya. (RiefHumas)



