Kemenag Kota Probolinggo Dorong KUA Digitalisasi Tata Persuratan Melalui Aplikasi SRIKANDI
bimas islam

Kemenag Kota Probolinggo Dorong KUA Digitalisasi Tata Persuratan Melalui Aplikasi SRIKANDI

7 Oktober 20253 kali dibaca

Dalam rangka meningkatkan tata kelola administrasi perkantoran yang efektif dan efisien, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo menyelenggarakan Sosialisasi Tata Persuratan melalui Aplikasi SRIKANDI bagi seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Probolinggo

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) — Dalam rangka meningkatkan tata kelola administrasi perkantoran yang efektif dan efisien, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo menyelenggarakan Sosialisasi Tata Persuratan melalui Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) bagi seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Probolinggo, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kecamatan Mayangan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan. Dalam sambutannya, Didik menyampaikan bahwa penguasaan aplikasi SRIKANDI menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap ASN, termasuk di KUA, untuk mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), atau fitur-fitur pengarsipan dan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Sekalipun di KUA tidak banyak surat yang diurusi, melalui sosialisasi ini kita berharap setiap operator dan pelaksana administrasi di KUA mampu memahami serta menerapkan tata naskah dinas secara digital sesuai dengan ketentuan yang berlaku. SRIKANDI bukan hanya alat bantu, tetapi bagian dari transformasi birokrasi menuju layanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Didik juga menekankan pentingnya ketelitian dan kemampuan ASN dalam menulis surat dinas dengan baik. “Hal yang perlu menjadi perhatian dalam pembuatan surat adalah bagaimana kita mampu menerjemahkan bahasa lisan menjadi bahasa persuratan yang simpel, efektif, dan tidak bertele-tele,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Didik menegaskan pentingnya sinergi antara Seksi Bimas Islam dengan seluruh KUA dalam implementasi aplikasi ini. “KUA adalah garda depan pelayanan Kementerian Agama di masyarakat. Dengan SRIKANDI, kita ingin memastikan setiap surat dan dokumen dikelola dengan tertib, efisien, dan terdokumentasi secara digital,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Arrofah Bachtiar Atmajaya (Koordinator Urusan Kepegawaian), Sobri Miftahussurur (Arsiparis), dan Mun’im Baihaki (Pranata Komputer) pada Kantor Kemenag Kota Probolinggo. Ketiganya memberikan paparan teknis mengenai tata cara pembuatan, pengarsipan, hingga pengiriman surat dinas menggunakan aplikasi SRIKANDI, serta memandu peserta melakukan praktik langsung mulai dari login hingga penerbitan surat elektronik.

Peserta sosialisasi terdiri atas kepala KUA beserta staf administrasi dari lima kecamatan di Kota Probolinggo. Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan muncul terkait pengarsipan digital, tanda tangan elektronik, dan prosedur persuratan antarinstansi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh KUA di Kota Probolinggo dapat mengimplementasikan tata persuratan digital secara optimal, mendukung terwujudnya Kementerian Agama yang modern, profesional, dan berintegritas dalam pelayanan publik. (Rief/Humas).

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait