Kota Probolinggo (Humas Kemenag) — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo, Senin (15/12/2025). Audiensi berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kemenag Kota Probolinggo sebagai upaya memperkuat sinergi, koordinasi, serta meningkatkan kualitas layanan dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama.
Audiensi ini menjadi sarana konsolidasi sekaligus penyampaian perkembangan program-program FKUB, serta penguatan peran strategis FKUB dalam mendukung harmonisasi kehidupan umat beragama di Kota Probolinggo. Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara FKUB dan Kemenag dalam mendukung agenda sosial-keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua FKUB Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, hadir bersama jajaran pengurus FKUB. Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ahmad Zaini dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Arifin Budianto.
Dalam pemaparannya, Ahmad Hudri menyampaikan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan terhadap inisiasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Kerukunan Umat Beragama di Kota Probolinggo. Usulan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada DPRD dan Wali Kota Probolinggo sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial berbasis nilai-nilai kebhinekaan.
Selain itu, Ketua FKUB juga memperkenalkan program EcoHarmony, sebuah inisiatif FKUB yang akan dikolaborasikan dengan program Ekoteologi Kementerian Agama. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran agama dalam membangun kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kankemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kinerja dan peran aktif FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Probolinggo. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas kelembagaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan berkeadilan.
“Audiensi ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan FKUB, khususnya dalam menghadapi tantangan sosial-keagamaan yang semakin kompleks,” ungkapnya.
Audiensi juga diisi dengan sesi dialog dan pertukaran gagasan, khususnya terkait penguatan koordinasi dan sinergi program dalam mewujudkan harmoni umat beragama, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat Kota Probolinggo yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. (Hudri).
Editor : Rief HumasKemenag



