Binwin KUA Mayangan, Didik Kurniawan Kupas Manajemen Konflik Bagi Pasangan Muda
bimas islam

Binwin KUA Mayangan, Didik Kurniawan Kupas Manajemen Konflik Bagi Pasangan Muda

21 September 20253 kali dibaca

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar Bimbingan Perkawinan bagi pasangan muda calon pengantin. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental agar pasangan lebih siap membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan muda calon pengantin, Senin (21/09/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental agar pasangan lebih siap membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, yang membawakan materi Manajemen Konflik bagi Pasangan Muda. Dalam paparannya, Didik menegaskan bahwa konflik dalam rumah tangga merupakan hal wajar, namun harus disikapi dengan bijak.

“Konflik itu tidak selalu buruk. Jika dikelola dengan tepat, justru bisa memperkuat ikatan suami-istri. Kuncinya adalah komunikasi yang sehat, kesabaran, dan komitmen bersama,” ungkap Didik.

Ia menjelaskan, setiap pasangan harus saling mengenali kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan komunikasi yang baik, segala persoalan dapat disepakati bersama, bukan dilihat sebagai persoalan kalah atau menang.

Lebih lanjut, Didik memaparkan beberapa penyebab konflik dalam rumah tangga. Dari sisi internal, di antaranya komunikasi yang buruk, perbedaan prioritas dalam pengeluaran dan perencanaan keuangan, perbedaan nilai dan tujuan, serta kurangnya perhatian dan penghargaan antar pasangan, jelasnya.

Sementara dari sisi eksternal, konflik dapat dipicu oleh stres dari luar, tekanan finansial, ketidakseimbangan pembagian tugas rumah tangga terutama bagi istri yang bekerja, hingga perbedaan pendapat mengenai pola pengasuhan anak, imbuhnya.

Selain materi manajemen konflik, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas Mayangan yang menyampaikan materi seputar Kesehatan Reproduksi. Para pasangan muda mendapatkan pemahaman mengenai kesiapan fisik dan mental sebelum menikah, perencanaan kehamilan, serta pola hidup sehat guna menciptakan keluarga berkualitas.

Kepala KUA Mayangan menegaskan bahwa Bimwin merupakan sarana penting dalam menyiapkan pasangan muda sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

“Semoga melalui bimbingan ini, pasangan muda calon pengantin lebih siap lahir dan batin, sehingga mampu mewujudkan keluarga harmonis yang diridai Allah SWT,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif, diwarnai diskusi dan tanya jawab, sehingga menambah antusiasme para peserta hingga akhir acara. (Rief/Humas)

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait