Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo berlangsung meriah dan penuh gelak tawa. Beragam permainan sederhana namun mengundang keseruan digelar untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar Kemenag Kota Probolinggo.
Dua lomba yang sukses mencuri perhatian adalah Lomba Tiup Bola Pingpong di Atas Gelas Air dan Lomba Memasukkan Pipet ke Dalam Botol. Meski terlihat sederhana, kedua permainan tersebut membutuhkan konsentrasi, teknik, dan tentunya menguji kesabaran para peserta, berlangsung di halaman belakang Kantor setempat (14/8/2026).
Pada lomba tiup bola pingpong, peserta ditantang meniup bola pingpong yang berada di atas permukaan air. Bola harus melewati tiga gelas sebelum akhirnya berhasil masuk ke gelas kosong yang berada di urutan keempat. Tiupan yang terlalu kuat atau kurang tepat justru membuat bola keluar dari jalur, sehingga peserta harus benar-benar mengatur teknik dan kekuatan tiupan.
Sementara itu, lomba memasukkan pipet ke dalam botol tak kalah mengundang tawa. Peserta harus menempelkan pipet di bawah hidung, kemudian berlari menuju botol dan berusaha memasukkan ujung pipet ke dalam botol tanpa menggunakan tangan.
“Kelihatannya mudah, tetapi ketika dipraktikkan ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Justru di situlah keseruannya. Lomba ini mengundang tawa dan kegembiraan bersama,” terang Ketua Panitia, M. Zainullah.
Keseruan semakin terasa karena lomba tersebut diikuti seluruh ASN Kantor Kemenag Kota Probolinggo tanpa terkecuali. Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, turut ambil bagian bersama jajaran pegawai KUA dan Guru DPK.
Keikutsertaan pimpinan dan seluruh pegawai tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI bukan sekadar menjadi momentum perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun keakraban, mencairkan suasana, dan memperkuat semangat kebersamaan.
Sorak-sorai dan tawa pun pecah setiap kali peserta mengalami kegagalan lucu maupun berhasil menyelesaikan tantangan. Tidak ada sekat antara pimpinan dan pegawai. Semua larut dalam suasana riang dan penuh kekeluargaan.
Melalui berbagai kegiatan sederhana tersebut, Kemenag Kota Probolinggo ingin menghadirkan semangat kemerdekaan dengan cara yang dekat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan.
Merayakan kemerdekaan bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi tentang tertawa bersama, mempererat persaudaraan, dan menjaga semangat gotong royong. (Rief/Humas)



