Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, sukses menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan pada hari Kamis, 02 Juli 2026. Kegiatan dua tahunan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat syiar Islam di lingkungan Kecamatan Kanigaran. Acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Kanigaran tersebut dibuka secara resmi oleh Bapak Camat Kanigaran. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua LPTQ Kota Probolinggo, Kabag Kesra Kota Probolinggo, Ibu Sekretaris Camat (Sekcam) Kanigaran, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kanigaran yang juga menjabat sebagai Pembina LPTQ Kecamatan Kanigaran, serta jajaran tiga pilar juga turut hadir pada acar tersebut. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan sinergitas yang kuat antara pemerintah kecamatan, instansi agama, dan lembaga pengembangan Al-Qur’an dalam memajukan pemahaman dan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an di tingkat bawah.
Dalam sambutannya, Bapak Camat Kanigaran menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi. Beliau menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. "Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya mahir dalam membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan tema yang di angkat "dengan al-qur'an wujudkan keluarga harmoni menuju kecamatan berkah" ujarnya.
Pada ajang MTQ tingkat kecamatan kali ini, panitia menyelenggarakan tujuh kategori utama yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kelurahan dan lembaga di wilayah Kanigaran. Ketujuh kategori tersebut adalah:
1. Syarh Al-Qur’an
2. Tilawah Al-Qur’an
3. Tartil Al-Qur’an
4. Hifzh Al-Qur'an
5. Fahmil Qur’an
6. Khot Al-Qur’an
7. Karya Tulois Ilmiah Al-Qur'an
Setiap kategori memperebutkan gelar juara I, II, dan III. Para pemenang akan mewakili Kecamatan Kanigaran pada ajang MTQ tingkat Kota Probolinggo yang akan digelar pada tahapan berikutnya. Proses penjurian dilakukan oleh dewan hakim yang kompeten dari kalangan akademisi, tokoh agama, dan praktisi seni baca Al-Qur’an di lingkungan Kota Probolinggo. Penilaian dilakukan secara objektif dengan mengedepankan kualitas bacaan, pemahaman, dan kemampuan teknis para peserta.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di kalangan masyarakat Kecamatan Kanigaran terus meningkat, serta tercipta generasi muda yang tidak hanya cakap di bidang akademis, tetapi juga unggul dalam bidang spiritual dan keagamaan. (Rn)



