Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam Kota Probolinggo memanfaatkan program Sedekah Sampah Plastik yang dikelola Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo sebagai media pembelajaran kreatif bagi para murid. Pemanfaatan sampah plastik tersebut dilakukan pada Senin (3/8/2026) sebagai bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Program Sedekah Sampah Plastik merupakan salah satu inovasi Kantor Kemenag Kota Probolinggo dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan. Atas komitmen tersebut, Kantor Kemenag Kota Probolinggo telah menerima Sertifikat Kantor Ramah Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Probolinggo, pada 22 Juli 2026.
Guru MI Nurul Islam, Munawwaroh, menjelaskan bahwa botol-botol plastik yang diperoleh dari program tersebut akan diolah menjadi berbagai karya kreatif hasil tangan para murid.
"Sampah botol plastik ini akan dimanfaatkan oleh murid-murid sebagai bahan keterampilan untuk membuat taman madrasah serta berbagai hiasan ruang kelas. Dengan cara ini, anak-anak belajar bahwa sampah dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, para murid tidak hanya dilatih mengembangkan kreativitas dan keterampilan, tetapi juga dibiasakan menerapkan budaya peduli lingkungan melalui pemanfaatan kembali sampah plastik. Pembelajaran ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus mendukung implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama yang mengajak seluruh satuan kerja dan lembaga pendidikan untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Dengan adanya kolaborasi pemanfaatan Sedekah Sampah Plastik ini, diharapkan semakin banyak madrasah yang terinspirasi untuk mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan. Selain menciptakan lingkungan belajar yang lebih asri, program ini juga menjadi sarana membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam. (Rief/Humas).



