Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Keberhasilan MAN 2 Kota Probolinggo dalam mengembangkan program Madrasah Keterampilan kembali mendapat apresiasi. Kali ini, MAN 2 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, melakukan studi tiru ke MAN 2 Kota Probolinggo untuk mempelajari pengelolaan program keterampilan yang telah menjadi salah satu unggulan madrasah tersebut, Rabu (1/7/2026).
Rombongan dipimpin Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Widya Arthawati, didampingi Kepala MAN 2 Ciamis, Aris Mujiraharjo, beserta Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, Pembina OSIS, Pembina Olimpiade, Guru Keterampilan Audio Visual, serta Guru Keterampilan Kriya Kayu dan Rotan.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, bersama Kasi Pendidikan Madrasah, dan Kepala MAN 2 Kota Probolinggo beserta jajaran guru dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Didik Kurniawan mengucapkan selamat datang kepada rombongan di Kota Probolinggo yang dikenal dengan julukan Bayuangga (Kota Angin, Anggur, dan Mangga). Ia menyampaikan bahwa di bawah naungan Kementerian Agama Kota Probolinggo terdapat 90 lembaga pendidikan yang terdiri atas Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), termasuk dua MAN yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Menurutnya, MAN 2 Kota Probolinggo telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif melalui berbagai inovasi, khususnya dalam pengembangan program Madrasah Keterampilan.
"Di tengah persaingan dengan sekolah menengah negeri lainnya, MAN 2 Kota Probolinggo mampu menunjukkan eksistensi dan prestasi yang membanggakan. Kehadiran MAN 2 Ciamis menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan berbagi pengalaman dalam memajukan pendidikan madrasah," ujar Didik.
Ia berharap kegiatan studi tiru ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga mempererat sinergi antarmadrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Kami percaya setiap madrasah memiliki keunggulan masing-masing. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling belajar, saling menginspirasi, dan bersama-sama membangun madrasah yang semakin maju dan berdaya saing," tambahnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Ciamis, Aris Mujiraharjo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan MAN 2 Kota Probolinggo, khususnya dalam pengelolaan program keterampilan.
"Kami datang untuk belajar. MAN 2 Kota Probolinggo dikenal sebagai salah satu pilot project Madrasah Keterampilan di Provinsi Jawa Timur. Tentu banyak pengalaman dan inovasi yang ingin kami pelajari untuk menjadi inspirasi dalam pengembangan madrasah kami," ungkapnya.
Menurut Aris, keberhasilan MAN 2 Kota Probolinggo dalam mengembangkan program keterampilan menjadi alasan utama dipilihnya madrasah tersebut sebagai tujuan studi tiru. Ia berharap kunjungan ini dapat memperkuat wawasan serta melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di MAN 2 Ciamis.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman pengelolaan program Madrasah Keterampilan, serta peninjauan langsung berbagai fasilitas praktik yang menjadi unggulan MAN 2 Kota Probolinggo.
Melalui kunjungan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antarmadrasah, sehingga praktik-praktik baik dalam pengelolaan pendidikan dapat terus dikembangkan untuk mewujudkan madrasah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. (Rief/Humas).



