Hadirkan Madrasah Ramah Anak, MATAMUDA MTs Negeri Kota Probolinggo Dukung Penuh Gernas RANA
pendidikan madrasah

Hadirkan Madrasah Ramah Anak, MATAMUDA MTs Negeri Kota Probolinggo Dukung Penuh Gernas RANA

15 Juli 202623 kali dibaca

Mata Muda MtsN hadirkan madrasah ramah anak

KOTA PROBOLINGGO (MTsN) — Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di MTs Negeri Kota Probolinggo yang dijadwal pada 13-16 Juli 2026 ini tampil penuh makna. Madrasah berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, inklusif, dan protektif bagi seluruh murid. Komitmen kuat ini diwujudkan melalui pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) yang secara khusus diintegrasikan untuk mendukung penuh Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA).

 

 Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tahap Pra-MATAMUDA, Pembukaan, hingga Pelaksanaan MATAMUDA dirancang secara humanis. Jauh dari kesan perpeloncoan atau intimidasi, MATAMUDA kali ini memprioritaskan transisi psikologis murid yang mulus, menghadirkan madrasah sebagai ruang yang benar-benar aman dan nyaman bagi anak sejak hari pertama mereka masuk.

 

 Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Gernas RANA, MTs Negeri Kota Probolinggo mendeklarasikan komitmen tegas untuk membebaskan lingkungan madrasah dari segala bentuk kekerasan. Upaya perlindungan ini mencakup empat pilar utama:

Bebas Kekerasan Fisik: Menolak keras segala bentuk kontak fisik kasar, hukuman fisik, atau tindakan yang mencederai tubuh siswa.

Bebas Kekerasan Seksual: Membangun sistem pencegahan dini, edukasi batasan diri, serta menyediakan ruang pengaduan yang aman dan rahasia.

Bebas Kekerasan Psikis: Melarang tindakan perundungan (bullying), pelecehan verbal, intimidasi, pengucilan, atau tekanan mental yang dapat merusak kepercayaan diri anak.

Bebas Kekerasan Digital: Membentengi siswa dari bahaya cyberbullying, penyebaran konten negatif, serta eksploitasi di dunia maya selama beraktivitas di lingkungan madrasah.

 

 "Kami ingin menghadirkan satuan pendidikan yang benar-benar melindungi anak secara lahir dan batin. MATAMUDA ini adalah pintu gerbang bagi setiap anak untuk merasakan kebahagiaan, keamanan, dan kenyamanan saat memasuki lingkungan belajar yang baru. Ketika anak merasa aman, potensi terbaik mereka barulah bisa keluar secara optimal," ujar Abdul Manaf, Kepala MTs Negeri Kota Probolinggo di sela-sela pelaksanaan MATAMUDA.

 Mewujudkan ruang aman dan nyaman bagi anak tentu tidak bisa dilakukan oleh pihak madrasah sendirian. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat luas.

 

 Salah satu dukungan nyata dalam pelaksanaan MATAMUDA kali ini datang dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo. Melalui program unggulannya, BUNDA MODIIS (Bangkit Untuk Negara Damai dan Aman yang Moderat, Inspiratif, Inovatif, dan Santun), DWP turut mengawal dan mengedukasi peserta didik baru agar memiliki karakter yang tangguh namun tetap santun.

 

 

 Dengan keselarasan antara program MATAMUDA dan Gernas RANA, MTs Negeri Kota Probolinggo optimistis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan akhlak, tetapi juga tumbuh dalam ekosistem yang sehat secara mental dan sosial. (cay)

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait