Kota Probolinggo (MAN 1) – Aula MAN 1 Kota Probolinggo pada Kamis (4/9/2025) menjadi tempat digelarnya kegiatan Penguatan Moderasi Beragama. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ely Retno Wulan, dengan mengusung tema “Menangkal Infiltrasi Paham Intoleran serta Menguatkan Budaya Kebersamaan di Lingkungan Madrasah”.
Plt. Kepala MAN 1 Kota Probolinggo, Achmad Sunhaji, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran umat beragama untuk memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Sesama umat beragama bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk diri sendiri dan sekitarnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, tidak ada umat beragama yang boleh merasa terganggu oleh keberadaan yang lain. Sebaliknya, setiap pribadi harus mampu menjadi insan yang mulia.
Hudri menekankan, keimanan bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan dari orang lain, melainkan harus menjadi perhatian diri sendiri. Ia juga menambahkan bahwa takwa merupakan kearifan yang lahir dari interaksi, yang pada akhirnya akan menumbuhkan kebajikan dan kebaikan.
“Negara tidak boleh tercabut dari akar moderasi beragama,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan menyampaikan pesan singkat namun mendalam.
“Perbedaan adalah keniscayaan, sedangkan persamaan adalah ikhtiar harmonisasi untuk menciptakan kerukunan dan keadilan,” ujarnya. (Rico).
Editor : RiefHumasKemenag



