Futsal MASAPRO CUP II, Kakanwil Kemenag Jatim: “Jadikan Belajar dan Mengajar Sebagai Hobi”
pendidikan

Futsal MASAPRO CUP II, Kakanwil Kemenag Jatim: “Jadikan Belajar dan Mengajar Sebagai Hobi”

20 Desember 20253 kali dibaca

Menutup akhir Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Probolinggo menggelar MASAPRO CUP II, Turnamen Futsal tingkat SD/MI se-Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan MTsN Kota Probolinggo

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) — Menutup akhir Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Probolinggo menggelar MASAPRO CUP II, Turnamen Futsal tingkat SD/MI se-Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan MTsN Kota Probolinggo dan secara resmi dibuka melalui apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, Sabtu (20/12/2025).

Turut hadir dalam apel pembukaan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo Didik Kurniawan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala MTsN Kota Probolinggo, Kapolsek Kanigaran, Pengawas Madrasah, Ketua Komite MTsN Kota Probolinggo, Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Probolinggo, jajaran pendidik dan tenaga kependidikan MTsN Kota Probolinggo, para wasit pertandingan, perwakilan siswa-siswi MTsN, serta para peserta dan ofisial turnamen.

Dalam laporannya, Kepala MTsN Kota Probolinggo Abd. Manaf menyampaikan bahwa MASAPRO CUP II mengusung tema “Berprestasi di Lapangan, Berakhlak dalam Kehidupan”. Turnamen ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik, khususnya di bidang futsal, menumbuhkan semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat, serta mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarsiswa.

“Turnamen ini diikuti oleh 32 tim SD/MI se-Jawa Timur. Nantinya akan diperebutkan Juara I, II, dan III, serta penghargaan Top Score, Best Player, Best Goalkeeper, dan Piala Bergilir Kepala MTsN Kota Probolinggo,” jelasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar dalam amanatnya menegaskan bahwa peserta didik tidak hanya membutuhkan penguatan akademik, tetapi juga ruang untuk mengembangkan bakat dan minatnya.

“Anak-anak kita tidak hanya akan bergelut di bidang akademik. Dalam diri mereka ada bakat dan minat yang jika diasah dengan baik, kelak bisa menjadi profesi. Jangan pesimis, yang terpenting adalah bagaimana kita mengasah potensi tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahtiar menekankan pentingnya menjadikan proses belajar dan mengajar sebagai sebuah hobi.

“Jadikan belajar dan mengajar sebagai hobi. Jika itu menjadi hobi, kita tidak akan pernah menghitung untung dan rugi dalam mengasah potensi peserta didik. Petakan dan bina anak-anak yang telah terpotret memiliki bakat, karena sesungguhnya kita memiliki tanggung jawab besar untuk mengarahkan mereka secara lebih terarah,” imbuhnya.

Ia juga berpesan kepada para wasit agar memimpin pertandingan dengan seadil-adilnya, karena keberhasilan turnamen sangat ditentukan oleh integritas pengadil lapangan. Kepada para peserta, Bahtiar mengajak untuk berkompetisi dengan semangat juang tinggi, menjunjung sportivitas, serta mengedepankan persaudaraan tanpa dendam dan tanpa menyakiti lawan demi kemenangan semata.

Pembukaan turnamen ditandai secara simbolis dengan pelepasan burung merpati oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, didampingi Kepala Kankemenag Kota Probolinggo, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala MTsN Kota Probolinggo, Kapolsek Kanigaran, Pengawas Madrasah, Ketua Komite MTsN Kota Probolinggo, Ketua AFK Kota Probolinggo, serta jajaran pendidik dan tenaga kependidikan MTsN Kota Probolinggo.

Sebagai tanda dimulainya pertandingan, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur melakukan tendangan penalti ke gawang yang dijaga langsung oleh Kepala Kankemenag Kota Probolinggo. (Rief/Humas)

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait