Dua Tahun Kepemimpinan, Didik Kurniawan Teguhkan Disiplin, Kolaborasi, dan Penguatan SDM
umum

Dua Tahun Kepemimpinan, Didik Kurniawan Teguhkan Disiplin, Kolaborasi, dan Penguatan SDM

17 Agustus 202621 kali dibaca

“Kita bekerja untuk institusi dan negara, bukan untuk individu. Patuh pada sistem akan menciptakan kepastian dan keadilan bagi semua,” Didik Kurniawan.

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum refleksi dua tahun kepemimpinan Didik Kurniawan sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo. Refleksi tersebut dikemas melalui kegiatan Bimbingan Karier dan Mental Spiritual (Binkarsital) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Kota Probolinggo, yang berlangsung di Aula Utama Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Senin (17/8/2026).

Dalam arahannya, Didik Kurniawan menyampaikan sejumlah pesan strategis yang menjadi pengingat sekaligus komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, dan pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun keberhasilan organisasi.

“Kedisiplinan adalah pangkal dari segala keberhasilan. Saya minta seluruh ASN untuk menjaga disiplin waktu, tugas, dan aturan yang berlaku. Jangan sekali-kali kita bersikap jumawa atau merasa paling benar, karena itu hanya akan merusak soliditas tim,” tegasnya.

Menurutnya, kedisiplinan harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap sistem yang telah dibangun dalam organisasi. Setiap ASN diingatkan untuk menempatkan kepentingan institusi dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kita bekerja untuk institusi dan negara, bukan untuk individu. Patuh pada sistem akan menciptakan kepastian dan keadilan bagi semua,” ujarnya.

Didik juga menekankan pentingnya menjaga performa terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas. Baginya, sikap, penampilan, dan kualitas kerja ASN merupakan bagian dari wajah Kementerian Agama yang dilihat langsung oleh masyarakat.

“Penampilan dan kinerja kita adalah cerminan dari Kementerian Agama di mata masyarakat. Tunjukkan yang terbaik, karena itu adalah harga diri kita bersama,” tambahnya.

Memasuki tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis, Kepala Kantor mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai pemangku kepentingan eksternal.

Ia menilai kolaborasi dan inovasi menjadi dua hal penting yang harus terus dikembangkan agar organisasi mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan relevan.

“Mari kita kembangkan kekuatan kita dengan berkolaborasi bersama berbagai lini, baik internal maupun eksternal. Inovasi dalam setiap tugas yang kita emban sangat diperlukan agar pelayanan kepada umat semakin baik dan relevan,” jelasnya.

Selain penguatan kinerja, Didik memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, ASN harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat serta mampu mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

“Setiap pegawai harus terus belajar dan mengembangkan diri. Tingkatkan pendidikan, kelola bakat dan potensi diri dengan baik, karena SDM yang unggul adalah kunci kemajuan organisasi,” pesannya.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak dalam pola pikir yang stagnan dan tertutup terhadap perubahan. Perkembangan zaman menuntut setiap aparatur untuk terus membuka wawasan, meningkatkan kompetensi, dan beradaptasi dengan berbagai perubahan.

“Jangan seperti katak dalam tempurung. Buka wawasan, terima perubahan, dan jadilah pribadi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkas Didik.

Momentum refleksi dua tahun kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh ASN Kemenag Kota Probolinggo untuk melihat perjalanan yang telah dilalui, mengevaluasi berbagai capaian dan kekurangan, serta menatap masa depan dengan semangat baru.

Dengan disiplin yang kuat, kepatuhan pada sistem, kolaborasi, inovasi, dan SDM yang terus bertumbuh, Kemenag Kota Probolinggo diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat. (Rief/Humas)

Bagikan Artikel

WhatsAppFacebook

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait