Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, transparan, dan akuntabel terus diperkuat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo. Salah satunya melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang melibatkan para pemangku kepentingan sebagai ruang dialog, evaluasi, dan penyampaian aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Selasa (4/8/2026).
Forum dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo Didik Kurniawan, Kepala Subbagian Tata Usaha Ahmad Zaini, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah M. Zainullah, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Arifin Budianto, pengurus Kelompok Kerja Madrasah (KKM), pengurus Majelis Taklim, Ketua Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), serta para pemangku kepentingan lainnya.
Saat membuka kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Forum ini kami selenggarakan sebagai wadah dialog partisipatif, sarana menjaring aspirasi masyarakat, sekaligus alat evaluasi terhadap berbagai kebijakan dan layanan yang telah kami jalankan. Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh peserta untuk memberikan penilaian, kritik, saran, maupun masukan demi peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama," ungkap Didik.
Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan peserta tidak akan berhenti pada forum diskusi semata, melainkan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
"Silakan memberikan penilaian terhadap seluruh layanan yang telah kami kembangkan. Semua masukan akan kami catat, evaluasi, dan tindak lanjuti sebagai komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Menurut Didik, Forum Konsultasi Publik juga memiliki fungsi strategis sebagai media penampung aspirasi masyarakat, penyelaras kebijakan, sarana pengawasan bersama, sekaligus forum untuk menilai efektivitas kebijakan yang sedang berjalan serta mencari solusi atas berbagai kendala pelayanan yang dihadapi.
Sebelum sesi dialog dimulai, Didik memperkenalkan berbagai inovasi layanan digital yang telah dikembangkan oleh seluruh unit kerja di lingkungan Kemenag Kota Probolinggo. Salah satunya melalui Super Website Kemenag Kota Probolinggo yang menghadirkan menu SOLUSI (Sistem Online Layanan Unggul Terintegrasi), sebuah platform layanan digital yang mengintegrasikan berbagai layanan dari seluruh seksi, termasuk layanan Kantor Urusan Agama (KUA), sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih cepat, mudah, dan transparan.
Sesi dialog yang dipandu Kepala Subbagian Tata Usaha Ahmad Zaini berlangsung hangat, terbuka, dan penuh antusiasme. Para peserta menyampaikan berbagai masukan, usulan, serta harapan terhadap peningkatan mutu pelayanan Kementerian Agama. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan kebijakan dan inovasi layanan ke depan.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Kemenag Kota Probolinggo berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara penyelenggara layanan dan masyarakat, sehingga pelayanan publik yang profesional, responsif, inovatif, dan berdampak dapat terus diwujudkan sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak. (Rief/Humas)



