Kemenag Kota Probolinggo Terima Mahasiswa PKL Institut Ahmad Dahlan
umum

Kemenag Kota Probolinggo Terima Mahasiswa PKL Institut Ahmad Dahlan

15 Juni 202654 kali dibaca

"para mahasiswa yang melaksanakan PKL di lingkungan Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga sikap, etika, dan nama baik lembaga. Terlebih, baik Kementerian Agama maupun Institut Ahmad Dahlan sama-sama merupakan institusi yang memiliki identitas dan nilai-nilai keagamaan," Didik

Kota Probolinggo (Humas Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha dan Analis Kepegawaian, menerima 11 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Institut Ahmad Dahlan Probolinggo yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Senin (15/6/2026), di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo.

Kegiatan penerimaan tersebut menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia kerja dan praktik pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama. Para peserta PKL nantinya akan ditempatkan di sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kota Probolinggo.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan PKL sebagai sarana belajar dan mengembangkan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan.

"Hari ini kalian memulai pengalaman baru untuk mengenal dunia kerja yang sesungguhnya. Selama ini aktivitas lebih banyak berkutat pada kegiatan akademik di kampus. Melalui PKL ini, kalian akan belajar memahami budaya kerja, tanggung jawab, disiplin, dan pelayanan kepada masyarakat secara langsung," ujar Didik.

Lebih lanjut, Didik menjelaskan bahwa saat ini Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo tengah berkomitmen membangun Kantor Ramah Lingkungan (Eco Office) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perkantoran yang lebih baik dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak yang berada di lingkungan kantor.

Selain itu, Kemenag Kota Probolinggo juga sedang berupaya meningkatkan kualitas tata kelola melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Untuk mencapai target tersebut, diperlukan komitmen bersama, perubahan pola pikir (mindset), serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan integritas.

Dalam mendukung pembangunan Zona Integritas, Kementerian Agama juga terus mendorong transformasi layanan berbasis digital. Berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik secara bertahap memanfaatkan sistem digital untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

"Ke depan, layanan Kemenag akan semakin banyak menggunakan sistem digitalisasi. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Kami berharap kehadiran mahasiswa PKL juga dapat mendukung budaya kerja yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik," jelasnya.

Didik juga mengingatkan bahwa para mahasiswa yang melaksanakan PKL di lingkungan Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga sikap, etika, dan nama baik lembaga. Terlebih, baik Kementerian Agama maupun Institut Ahmad Dahlan sama-sama merupakan institusi yang memiliki identitas dan nilai-nilai keagamaan.

"Keberadaan kalian di lingkungan Kemenag bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama baik almamater. Karena itu, jagalah perilaku, etika, dan profesionalisme selama menjalankan tugas. Tunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjadi teladan dalam bersikap dan bekerja," pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Didik juga menjelaskan bahwa penempatan PKL di KUA akan memberikan pengalaman yang lebih luas kepada mahasiswa. Menurutnya, tugas dan fungsi KUA tidak hanya terbatas pada pencatatan nikah, tetapi juga mencakup pelayanan keagamaan, pembinaan keluarga sakinah, pengelolaan kemasjidan, zakat dan wakaf, bimbingan masyarakat, serta berbagai layanan keagamaan lainnya.

"KUA merupakan ujung tombak Kementerian Agama di wilayah masing-masing. Di sana kalian akan melihat secara langsung bagaimana negara hadir memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat," ungkapnya.

Mengakhiri arahannya, Didik mendorong seluruh peserta PKL untuk proaktif dalam belajar, membangun komunikasi yang baik dengan pembimbing, serta tidak ragu meminta arahan selama menjalani praktik kerja lapangan.

"Mintalah saran dan tugas yang dapat dikerjakan. Jadilah peserta PKL yang aktif, jangan hanya menunggu. Semakin banyak pengalaman yang kalian peroleh, semakin besar manfaat yang akan didapatkan. Dengan begitu, target dan capaian pembelajaran dari PKL dapat diraih secara maksimal," pungkasnya.

Kegiatan penerimaan mahasiswa PKL berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Diharapkan melalui program ini, para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis yang bermanfaat sekaligus memahami peran strategis Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Rief Humas).

Bagikan Artikel

Tim Redaksi

Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo

Berita Terkait