Wakil Menteri Agama menegaskan bahwa Kementerian Agama menghormati martabat setiap manusia tanpa membenarkan tindakan perundungan, diskriminasi, maupun kekerasan terhadap siapa pun. Namun demikian, dari perspektif ajaran agama-agama yang menjadi binaan Kementerian Agama, praktik hubungan sesama jenis dipandang tidak sejalan dengan nilai-nilai dan ajaran keagamaan.
Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk tetap berpegang teguh pada nilai moral dan agama, sekaligus mengedepankan sikap bijaksana, menghormati hak setiap warga negara, serta menghindari tindakan main hakim sendiri. Pendekatan pembinaan, edukasi, dan dialog yang santun dinilai lebih sesuai dengan semangat menjaga kerukunan dan kemanusiaan ( ahmad syafi'i).



